Senangpoker.com Agen Texas Poker dan Bandar Domino QQ Online Terpercaya Indonesia

Sampai Faira tidak sadar diri serasa kepalanya ingin pecah dan pusing sekalai dia msih tidak sadar sekarang ini seingatnya dia pergi ke sebuah pesta dan bertemu laki laki yang mencoba mendekatinya, karena sudah larut malam Faira bosan dan pergi meninggalkna pesta tersebut, dia berjalan menuju ke mobiilnya yang parkirnya jaraknya lumayan jauh.

Tiba tiba terasa gelap dan Faira bangun duduk dia sudah di tempat yang tidak tahu dia sadr di bale bale di sebuah rumah yang jauh dari penduduk tidak ada lampu sama sekali, dengan rasa pusing di kepala Faira mendengar suara yang berjalan mendekati dirinya, dan sesorang berkata:
“Sudah waktunya lo bangun cewek manis! Kita udah lama nunggu nggak sabar bersenang-senang sama lo!” Kemudian laki-laki itu berkata bahwa Faira telah disergap dari belakang dan kepalanya dipukul hingga pingsan dan dibawa ke sebuah rumah kecil di dekat Pelabuhan Ratu, di sebuah desa kecil jauh dari manapun.

Laki-laki itu mendekati Faira dan berkata bahwa ia dan teman-temannya tidak segan-segan membunuhnya jika ia tidak menuruti semua perintah mereka. Mereka akan menyiksa Faira dulu dan akan butuh waktu lama dan menyakitkan sebelum ia bisa mati.

bungaaaa_zps53fb7e1b

Ketakutan, Faira berkata ia akan menuruti semua perintah mereka, dan laki-laki itu tersenyum.
“Oke, masuk ke ruangan itu dan buka pakaian lo, semuanya!”

Faira berjalan perlahan masuk ke ruangan sebelah, masih pusing akibat pukulan di kepalanya. Nafas Faira tersentak ke ia masuk ke ruangan itu. Ada 12 laki-laki di dalam ruangan itu. Semuanya berbadan besar dan kekar, melihat penampilannya mereka adalah buruh pelabuhan atau pabrik yang kasar.

Mereka semuanya adalah laki-laki paling besar yang pernah dilihat oleh Faira! Mereka mulai bersiul dan berkomentar sambil berseru kagum dan memanggil Faira dengan julukan jorok ketika Faira mulai melepaskan pakaiannya.

Ketika buah dada Faira yang kecil tapi padat dan bulat terlihat, ia bisa melihat seluruh penis laki-laki itu langsung menegang. Dan ketika vagina Faira terlihat jelas, Faira merasa dirinya akan mati ketakutan ketika melihat tatapan penuh nafsu dari wajah-wajah beringas di hadapannya. Ia sangat ketakutan membayangkan apa yang akan terjadi pada dirinya.

Capca Susun

Laki-laki pertama maju mendekatinya. Ia bertubuh hitam. Ia meremas buah dada Faira dan menyuruhnya untuk berkeliling dan mengulum penis setiap orang di ruangan itu. Wajah Faira memerah ketika ia mendekati laki-laki yang pertama.

Laki-laki itu langsung memasukan penisnya ke dalam mulut Faira dan langsung memompa keluar masuk di mulut Faira. Faira sendiri mulai tersedak dan batuk, tapi laki-laki itu tanpa peduli mendorong penisnya masuk hingga tenggorokan. Ia mengerang dan berejakulasi.

Faira merasakan mulutnya terisi oleh semburan sperma yang hangat dan lengket, dan ia berusaha untuk menelan semuanya, tapi sperma itu tetap mengalir keluar dari sudut mulutnya, mengalir ke dagunya.

Semua laki-laki itu tertawa ketika Faira merangkak mendekati laki-laki berikutnya. Semua sudah begitu terangsang membayangkan mulut Faira di penis mereka, sehingga tidak ada yang bisa bertahan lama. Satu persatu dari mereka bergantian mengusapkan penis mereka pada wajah, hidung serta bibir Faira. Mereka bergantian memaksa Faira mengulum dan menjilati penis mereka.

Sekitar 40 menit kemudian, Faira telah menelan 12 semburan sperma dan di wajahnya menempel sisa-sisa sperma yang tidak berhasil ia telan. Lalu seorang dari mereka mendekat dan menyuruhnya bertumpu pada lutut dan tangannya.

Faira berpikir dengan posisi merangkak seperti itulah dirinya akan mulai diperkosa dari belakang, tapi jantungnya seperti berhenti berdenyut ketika mendengar laki-laki itu berkata,

Koleksi Chika Ngentot Di Hotel (2)

“Siapa yang mau pertama kali ngerasain pantat bintang film kita ini?”.

Sebelum Faira sadar apa yang akan terjadi, Faira merasakan sebuah kepala penis besar menempel di liang anusnya yang sempit dan kecil. Laki-laki dibelakangnya mendorong keras dan Faira langsung menjerit kesakitan.

Laki-laki yang lain tertawa senang melihat liang anus Faira membuka dipaksa dimasuki oleh penis yang besar itu. Laki-laki itu bergerak cepat dan brutal, ber-ejakulasi di dalam anus Faira memberika pelumas untuk laki-laki selanjutnya.

Ketika laki-laki selanjutnya sedang memperkosa anus Faira, laki-laki yang lain memegang salah satu dari kaki Faira dan menariknya. Kemudian ia menggosokan penisnya ke telapak kaki Faira yang berkerut dan mengejang menahan sakit.

Laki-laki itu terus menggosokan penisnya ke telapak kaki hingga jari-jari kaki Faira yang kukunya dicat merah menyala, sementara semua laki-laki di ruangan itu bergantian mencoba anusnya. Beberapa laki-laki yang lain berlutut di depan Faira dan mengocok senjata mereka di muka Faira.

Dan ketika laki-laki di hadapannya mulai menyemburkan sperma mereka ke wajah Faira, laki-laki yang ada di pantatnya menarik penisnya dan sedetik sebelum ia ejakulasi, ia mendorong penisnya masuk ke dalam vagina Faira yang perawan.

Semburan demi semburan mengisi lubang kewanitaan Faira dengan sperma. Faira mulai menangis menyadari dirinya bisa hamil oleh mereka.

Sementara itu laki-laki yang menggunakan kakinya menggosok-gosok makin cepat dan keras. Ia berteriak,

Domino QQ

“Aahh.., gue kelluarr.., gue kkeluaar..!” Air mani langsung tersembur ke telapak kaki Faira dan mengalir membasahi jari-jari kakinya.

Selanjutnya semua 12 orang itu mendapat giliran menggunakan anus Faira untuk memuaskan nafsu mereka, bergantian mereka menampar dan memukul pantat Faira sambil tertawa senang melihat lubang anus Faira membesar.

Mereka menjulukinya Faira Si Lubang Besar. Laki-laki yang terakhir juga memasukan tangannya hingga pergelangan ke dalam anus Faira. Faira menjerit dan menjerit ketika tangan laki-laki itu masuk ke dalam anusnya.

Kemudian mereka semua memerintahkan agar Faira menjilati penis mereka hingga bersih. Perut Faira terasa mual tapi ia tetap menurut perintah mereka dengan harapan mereka akan puas dan meninggalkan dirinya.

Yang selanjutnya terjadi adalah, mereka menarik tubuh Faira dan diseret keluar, untuk pertama kalinya Faira sadar dirinya berada di tempat terpencil dari keramaian. Laki-laki itu mendorong tubuhnya menuju ke sebuah kandang.

Faira jatuh tersungkur kelelahan dan kesakitan. Tubuhnya gemetar ketika ia mendengar ringkikan kuda di dalam kandang itu. Faira mulai menangis dan meronta-ronta ketika dirinya diseret mendekati kuda yang ada di dalam kandang.

Cewek-abg-pamer-toket-gede-sambil-nyengir-1

Seseorang berkata, “Lo bakalan ngerasain bagaimana rasanya kuda sayang!” Perlahan tangan Faira meraih penis kuda tersebut dan mulai menggosoknya, dan tersentak melihat ukuran penisnya.

Panjangnya dua kali dari panjang penis laki-laki yang pernah dilihatnya, dan tangannya sama sekali tidak bisa menggenggam diameter penis kuda itu.

Faira berharap ia hanya disuruh mengocok penis tersebut, tapi laki-laki itu berkata agar Faira mengulum penis itu dengan mulutnya. Dengan air mata mengalir di pipinya, Faira mulai menjilati penis kuda tersebut, hampir saja ia muntah karena bau yang tercium olehnya.

Faira hanya mampu memasukan kepala penis kedua itu saja ke dalam mulutnya, sedangkan tangannya digunakan untuk mengocok batang penis kuda itu.

Semburan sperma yang pertama membuat kepala Faira terdorong menjauh dari penis itu. Semburan yang kedua menyembur ke wajah dan buah dadanya. Ia membuka mulutnya dan berusaha menelah sperma yang disemprotkan oleh kuda itu. Wajah Faira tertutup seluruhnya oleh sperma kuda dan rambutnya lengket karena sperma tersebut. Sebagian besar sperma itu mengalir turun dan menetes ke budah dada Faira.
Faira langsung jatuh tersungkur lemas berpikir semua itu telah selesai. Satu dari laki-laki itu berlutut di depan wajahnya dan menyeringai ketika berkata ini adalah permulaan bagi diri Faira. Ia berkata agar Faira bersiap-siap menunggu sampai sisa kelompok mereka sampai ke pondok tersebut.

Poker Online

Iklan